Rabu, 30 November 2016

bentuk bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan





http//mutiara rejeki.combentuk bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan
Struktur sosial adalah susunan masyarakat secara hierarkis, baik vertikal maupun horizontal.

   Status Sosial Status sosial adalah posisi atau kedudukan yang disandang seseorang dalam masyarakat




  Ascriebed Status Adalah status sosial yang diperoleh secara alami atau secara langsung.




  Achieved Status Adalah status sosial yang diperoleh dengan cara di perjuangkan.




  Assigned StatusAdalah  kombinasi dari perolehan status secara otomatis dan status melalui usaha.





    Peran sosial adalah pola sikap dan prilaku yang harus diperbuat seseorang sesuai dengan status sosial yang disandangnya dalam masyarakat




      Stratifikasi sosial adalah pelapisan masyarakat berdasarkan tingkatan atau kelas sosial 




a. Stratifikasi sosial tertutup (closed social stratifikation)
Stratifikasi sosial tertutup adalah pelapisan sosial yang anggota dari setiap stratanya sulit mengadakan mobilitas vertikal.Misalnya, dalam sistem kasta, kaum Sudra tidak bisa pindah ke kasta Brahmana.




b    . Stratifikasi sosial terbuka (opened social stratification)
Stratifikasi sosial terbuka adalah pelapisan sosial yang bersifat dinamis karena mobilitasnya sangat besar. Contoh lain, orag yang berpendidikan rendah dapat meningkatkan taraf pendidikannya asalkan ada usaha.




c    . Stratifikasi sosial campuran
Stratifikasi sosial campuran dapat terjadi apabila stratifikasi sosial terbuka bertemu dengan stratifikasi sosial tertutup. Misalnya, orang Bali dari kasta Brahmana mempunyai kedudukan terhormat pada masyarakat Bali, tetapi ketika ia pindah ke Jakarta dan bekeja sebagai buruh, maka kedudukan sosialnya menjadi rendah.




      Faktor-faktor yang memengaruhi stratifikasi sosial, sebagai berikut :
a. Kekayaan, . Kekuasaan,kepandain, Keturunan/Kebangsawanan




         fungsi stasifikasi sosial




. Fungsi distribusi hak-hak sitimewa, seperti penentuan penghasilan tingkat kekayaan dan wewenang pada jabatan (pangkat/kedudukan) seseorang.
b. Fungsi pertanggaan/tingkatan, yaitu strata sosial yang menyangkut prestise dan penghargaan.
c. Fungsi kriteria pelapisan, yaitu apakah melalui kualitas pribadi, keanggotaan kelompok, kerabat tertentu, kepemilikan, dan wewenang/kekuasaan.
d. Fungsi penentu lambang-lambang (simbol status/kedudukan), seperti tingkah laku, cara berpakaian, hobi, dan bentuk rumah.




Bentuk-bentuk stratifikasi sosial




1.      Stratifikasi sosial berdasarkan status ekonomi




a.  Golongan Atas Termasuk golongan ini adalah orang-orang kaya, pengusaha, penguasa, atau orang yang memiliki penghasilan yang besar.




b. Golongan Menengah  Terdiri dari pegawai kantor, petani pemilik lahan, dan pedagang




c. Golongan Bawah  Golongan yang berada dalam posisi terendah ini terdiri atas buruh tani dan buruh-buruh.




2.      Startifikasi sosial berdasarkan status sosial




3.      Stratifikasi sosial berdasarkan status politik




v  Stratifikasi sosial dalam masyarakat Indonesia




1.      Stratifikasi sosial dalam masyarakat pertanian




2.      Stratifikasi sosial dalam masyarakat feudal




3.      Stratifikasi sosial dalam masyarakat colonial




    Diferensi sosial adalah penggolongan masyarakat berdasarkan perbedaan sosial tertentu, seperti perbedaan suku bangsa, ras klan, jenis kelamin, agama, bahasa, profesi dan sebagainy  a




    Bentuk-bentuk diferensiasi sosial




1.      Diferensiasi ras, suku bangsa/etnis, klan, agama, gender, profesi, adat istiadat, partai politik, bahasa




  Pengaruh diferensiasi  sosial terhadap interseksi dan konsolidasi sosial




1.      Interseksi (persilangan) keanggotaan masyarakat dlm kelompok2 sosial akibat keterbukaan dlm diferensiasi sosial




-          Interseksi sosial antara ras dengan agama




-          Interseksi sosial antara suku bangsa dengan klan




-          Interseksi sosial antara pendidikan dengan profesi




-          Interseksi sosial antara suku bangsa dengan partai politik




2.      Konsolidasi sosial terjadinya tumpang tindih keanggotaan masyarakatakibat keterbukaan dlm diferensiasi sosial




-          Konsolidasi sosial antara ras dengan agama dan partai politik




-          Konsolidasi sosial antara suku bangsa dan klan dengan profesi dan partai politik




-          Konsolidasi  sosial antara suku bangsa dengan agama, pendidikan, dan profesi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar